Kenapa Anda Perlu Membaca Artikel Mengenai Algoritma Google ?

Anda ingin website Anda bisa terhindar dari penalti Google yang membuat website tidak muncul di halaman pencarian Google.

Jika ya, silahkan lanjutkan membaca. 

 

Daftar Isi

1. Google Panda

1.1 Pengertian Algoritma Panda

1.2 Website yang Diawasi Panda

1.3 Akibat Melanggar Google Panda

2. Penguin 

2.1 Pengertian Google Penguin

2.2 Website yang Diawasi Penguin

2.3 Akibat Melanggar Google Penguin

3 Penalti Manual untuk Website Minim Konten

3.1 Sedikit Konten Bermanfaat

3.2 Thin Slicing

3.3 Doorway Pages

3.4 Integrasi Website yang Buruk

1. Google Panda

1.1 Pengertian Algoritma Panda

Google Panda adalah algoritma yang digunakan oleh Google untuk menentukan kualitas konten website Anda.

1.2 Website yang Diawasi Panda

Beberapa faktor yang diperhatikan oleh Panda.

  1. Konten Pendek

 Bayangkan website toko online menjual ribuan produk. Namun setiap halaman produknya hanya ada gambar, nama produk, dan harga. Tidak ada informasi lainnya.

  1. Konten Tidak Original
  • Mengumpulkan konten dari berbagai sumber dengan tidak mengubahnya memasukan dalam halaman website
  • Menulis ulang konten hampir mirip.
  1. Konten Tidak Unik

Bayangkan Anda mengetik “cara memasak air” di Google search engine. Lalu Anda menemukan daftar hasil pencarian sebanyak 1 juta website. Semuanya memberikan informasi sama seperti ini: tuangkan air ke dalam panic, letakkan panic di atas kompor, nyalakan kompor, lalu matikan kompor bila air sudah mendidih.

  1. Kualitas konten rendah

Bila Anda menulis konten Anda dalam bahasa Inggris. Dan Panda melihat banyak kesalahan penulisan atau grammar, kemungkinan konten Anda akan dinilai rendah.

  1. Konten hanya berisi daftar link

Konten yang Anda buat hanya dipenuhi oleh daftar link dengan sedikit konten yang Anda tulis.

  1. Banyak Konten Yang Mengarah Kepada Satu Topik

Anda melihat teman Anda membuat website dengan topik kursus menjahit. Lalu dia menulis 1 artikel dengan “10 Tips Menjahit dengan Mudah.” Lalu artikel lain menggunakan judul artikel “10 Cara Mudah Menjahit.” Setelah itu artikel lain menggunakan judul “Cara Termudah Menjahit.”.

1.3 Akibat Melanggar Google Panda

Bila Anda memiliki website konten seperti ini, maka Panda akan menurunkan ranking website secara keseluruhan.

2. Penguin 

2.1 Pengertian Google Penguin

Berbeda dengan Panda, Penguin adalah algoritma yang digunakan oleh Google untuk mencari link website yang buruk.

2.2 Website yang Diawasi Penguin

 Berikut hal yang akan diperhatikan oleh Penguin.

  1. Artikel Direktori

 Link yang berasal dari artikel direktori. Google menemukan kecenderungan artikel direktori memiliki kualitas rendah.

  1. Website Direktori Kualitas Rendah

Gunakan website direktori yang berkualitas tinggi seperti Yahoo! Direktori. Hindari website direktori yang tidak jelas.

  1. Pengguna anchor text yang buruk

Menggunakan anchor text dengan keyword “Klik di sini” atau “keyword anda” berulang-ulang di halaman website Anda.

  1. Link internasional yang tidak relevan

Jangan meletakkan link dari website luar yang bermasalah dengan google.

  1. Komentar Spam

Menggunakan link berlebihan di forum atau blog lain.

2.3 Akibat Melanggar Google Penguin

 Bila Anda memiliki website link seperti ini, maka Penguin akan menurunkan ranking website secara keseluruhan.

3 Penalti Manual untuk Konten Website Terlalu Singkat

3.1 Sedikit Konten Bermanfaat

Halaman website dengan sedikit konten yang bermanfaat memicu penalti manual.

3.2 Thin Slicing

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di bagian Panda tentang kasus kursus menjahit. Konten seperti ini memicu penalti manual.

3.3 Doorway Pages

Halaman yang muncul hanya untuk tujuan monetisasi. Dengan Ciri-ciri:

  • Satu halaman dengan sedikit infomasi.
  • Bila pengunjung tiba di halaman ditanyakan dua pilihan, membeli atau pergi.

3.4 Integrasi Website yang Buruk

Menu halaman yang tidak terintegrasi dengan halaman lainnya. Bayangkan setelah Anda menuju halaman tertentu Anda tidak bisa kembali ke halaman lainnya alias halaman buntu.

Telpon
Whatsapp